Proses Pembuatan Batik
1. Pemotongan bahan baku (mori) sesuai dengan kebutuhan.
2. Mengetel : menghilangkan kanji dari mori dengan cara membasahi mori tersebut dengan larutan : minyak kacang, soda abu, tipol dan air secukupnya. Lalu mori diuleni setelah rata dijemur sampai kering lalu diuleni lagi dan dijemur kembali. Proses ini diulang-ulang sampai tiga minggu lamanya lalu di cuci sampai bersih. Proses ini agar zat warna bisa meresap ke dalam serat kain dengan sempurna.
3. Nglengreng : Menggambar langsung pada kain.
4. Isen-isen : memberi variasi pada ornamen (motif) yang telah di lengreng.
5. Nembok : menutup (ngeblok) bagian dasar kain yang tidak perlu diwarnai.
6. Ngobat : Mewarnai batik yang sudah ditembok dengan cara dicelupkan pada larutan zat warna.
7. Nglorod : Menghilangkan lilin dengan cara direbus dalam air mendidih (finishing).
8. Pencucian : setelah lilin lepas dari kain, lalu dicuci sampai bersih dan kemudian dijemur.


Redesign by
If you like what we do, please don't hestitate and subscribe to our
Jadi pingin mbuat batik n pengen koleksi batiknya, hoho ;D
Dateng aja ke sanggar batik mas
sama beli batiknya sekalian yang banyak
Thanks dah mampir
alamat & kontak personnya dimana?
Alamat dan telp di sini pak Yono.
Jl. Buyut Trusmi No. 439 Trusmi Kulon-Plered-Cirebon 45154 Jabar-Indonesia.
Telp. 62-231-322127
Proses pembuatan batiknya sama juga dengan batik Madura. Walau ada sedikit perbedaan, terutama dari segi warna, batik Madura selalu diberikan sentuhan warna merah maron khas madura. Artikel yang bisa memberi tambahan ilmu agar kita selalu menghargai seni batik tulis warisan nenek moyang kita.
rumit banget ya gan membuatnya.. pi mskipun begitu saya turut bangga atas hasil karya bangsa kita yang satu ini. salam sukses ya gan..