<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sanggar Batik Katura</title>
	<atom:link href="http://sanggarbatikkatura.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sanggarbatikkatura.com</link>
	<description>Lestarikan Budaya Kita Budaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Nov 2011 06:17:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
  <link>http://sanggarbatikkatura.com</link>
  <url>http://sanggarbatikkatura.com/wp-content/uploads/2011/01/logo-sbk.png</url>
  <title>Sanggar Batik Katura</title>
</image>
		<item>
		<title>Proses Pembuatan Batik</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/proses-pembuatan-batik</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/proses-pembuatan-batik#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 18:07:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[proses pembuatan batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[1. Pemotongan bahan baku (mori) sesuai dengan kebutuhan. 2. Mengetel : menghilangkan kanji dari mori dengan cara membasahi mori tersebut dengan larutan : minyak kacang, soda abu, tipol dan air secukupnya. Lalu mori diuleni setelah rata dijemur sampai kering lalu diuleni lagi dan dijemur kembali. Proses ini diulang-ulang sampai tiga minggu lamanya lalu di cuci [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/proses-pembuatan-batik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>About Canting : Macam-macam Canting</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/about-canting-macam-macam-canting</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/about-canting-macam-macam-canting#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 18:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[alat membatik]]></category>
		<category><![CDATA[canting batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[a. Menurut fungsinya - Canting Reng-rengan Canting reng-rengan dipergunakan untuk membatik Reng-rengan. Reng-rengan (ngengrengan) ialah batikan pertama kali sesuai dengan pola sebelum dikerjakan lebih lanjut. Orang membatik reng-rengan disebut ngengreng. Pola atau peta ialah batikan yang dipergunakan sebagai contoh model. Reng-rengan dapat diartikan kerangka. Biasanya canting reng-rengan dipergunakan khusus untuk membuat kerangka pola tersebut, sedangkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/about-canting-macam-macam-canting/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alat dan Bahan Yang Dibutuhkan Untuk Membatik</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/alat-dan-bahan-yang-dibutuhkan-untuk-membatik</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/alat-dan-bahan-yang-dibutuhkan-untuk-membatik#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 18:02:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[alat membatik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[a. sehelai kain putih pada awal kemunculannya, kain yang digunakan sebagai bahan batik adalah kain hasil tenunan sendiri. Kain putih import baru dikenal sekitar abad ke-19. sekarang ini anda dapat dengan mudah mendapatkan kain putih dengan harga terjangkau. Jenis kain yang dapat digunakan pun beraneka ragam, dari jenis kain mori sampai jenis sutera. Ukuran pun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/alat-dan-bahan-yang-dibutuhkan-untuk-membatik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Filosofi Batik Secara Umum</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/filosofi-batik-secara-umum</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/filosofi-batik-secara-umum#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 17:58:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Dalam proses pembuatannya, seni batik terutama batik tulis melambangkan kesabaran pembuatnya. Setiap hiasan dibuat dengan teliti dan melalui proses yang panjang. Kesempurnaan motif tersebut menyiratkan ketenangan pembuatnya. Corak batik tertentu dipercaya memiliki kekuatan gaib dan hanya boleh dikenakan oleh kalangan tertentu. Misalnya, motif parang yang melambangkan kekuatan dan kekuasaan, hanya boleh dikenakan oleh penguasa dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/filosofi-batik-secara-umum/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motif Batik Secara Umum</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/motif-batik-secara-umum</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/motif-batik-secara-umum#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 17:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[motif batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Batik terdiri dari berbagai motif. Namun secara umum, motif batik terdiri dari dua jenis, yaitu motif geometris dan nongeometris. Motif geometris adalah motif berbentuk garis-garis. Termasuk ke dalam motif ini adalah batik kawung, parang, dan panji. Batik geometris melambangkan birokrasi pada pemerintahan, dari raja sampai dengan rakyat, atau “manunggaling kawula gusti”. Sedangkan motif nongeometris contohnya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/motif-batik-secara-umum/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Definisi Batik Secara Umum</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/definisi-batik-secara-umum</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/definisi-batik-secara-umum#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 17:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[definisi batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Di Indonesia batik dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit, kemudian menyebar ke kerajaan-kerajaan lain dan diturunkan kepada generasi raja-raja selanjutnya. Pada awalnya, batik yang dikenal adalah batik tulis. Batik tersebut dibuat dengan bahan dasar kain yang pada awalnya juga ditenun sendiri. Bahan-bahan pewarna yang digunakan adalah bahan pewarna yang diambil dari alam di daerah setempat (pohon [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/definisi-batik-secara-umum/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan antara batik tulis, batik cap dan batik printing</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/perbedaan-antara-batik-tulis-batik-cap-dan-batik-printing</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/perbedaan-antara-batik-tulis-batik-cap-dan-batik-printing#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 17:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[- Batik Tulis : antara ornamen yang satu dengan ornamen lainnya agak berbeda walaupun bentuknya sama. Bentuk isen-isen relatif rapat, rapih, dan tidak kaku. - Batik Cap : antara ornamen yang satu dengan ornamen lainnya pasti sama, namun bentuk isen-isen tidak rapi, agak renggang dan agak kaku. Apabila isen-isen agak rapat maka akan terjadi mbeleber [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/perbedaan-antara-batik-tulis-batik-cap-dan-batik-printing/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciri Batik Cirebon dan Perbedaan dengan Daerah Lain</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/ciri-batik-cirebon-dan-perbedaan-dengan-daerah-lain</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/ciri-batik-cirebon-dan-perbedaan-dengan-daerah-lain#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 17:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[ciri batik cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Ciri Batik Cirebon Untuk lebih mudah mengenal batik Cirebon ada ciri-ciri khusus, yaitu ada garis tipis atau kecil yang dalam istilah batik Cirebon disebut Wit. Lebih jelasnya yang disebut Wit adalah garis kontur atau tali air atau juga lung-lungan dan sejenisnya, yang relatif kecil, tipis dan halus yang warnanya lebih tua dari warna dasar kain. Istilah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/ciri-batik-cirebon-dan-perbedaan-dengan-daerah-lain/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Babaran Cirebon</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/babaran-cirebon</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/babaran-cirebon#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 17:20:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[babaran cirebon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Di samping pengenalan motif-motif seperti di atas, kita mengenali babaran batik. Istilah babaran secara sederhana dapat disepadankan dengan komposisi tata warna atau perpaduan warna. Pada batik Cirebon dapat dijumpai beberapa jenis babaran seperti: 1. Babaran Biron 2. Babaran Mas 3. Babaran Bang Biru 4. Babaran Soloan 5. Babaran Sogan 6. Babaran Tiganegri 7. Babaran Meteron [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/babaran-cirebon/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motif Batik Cirebon</title>
		<link>http://sanggarbatikkatura.com/motif-batik-cirebon</link>
		<comments>http://sanggarbatikkatura.com/motif-batik-cirebon#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 17:16:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[batik cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[motif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanggarbatikkatura.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Motif batik Cirebon pada dasarnya dapat digolongkan menjadi lima jenis, yaitu: 1. Jenis Wadasan 2. Jenis Geometris 3. Jenis Pangkaan 4. Jenis Byur 5. Jenis Semarangan 1. Kelompok Jenis Wadasan, jenis ini ditandai dengan adanya beberapa ornamen dan benda-benda yang bersumber dari kraton Cirebon, termasuk ornamen Wadasan itu sendiri. Kelompok jenis ini biasanya disebut batik [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sanggarbatikkatura.com/motif-batik-cirebon/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

