About Us

Sanggar Batik Katura

Terletak di daerah trusmi Kulon kecamatan Plered Cirebon. Sanggar Batik Katura merupakan sebuah wadah untuk belajar membatik, dimana peserta membatik diajarkan cara membuat batik hingga finishing. Sanggar batik ini terbentuk dari sebuah took batik mungil dan tempat orang-orang mencari informasi tentang batik khususnya batik Cirebon.

Sanggar Batik Katura terbentuk pada tahun 2007. Banyak yang mengunjungi sanggar untuk dapat membuat selembar kain batik hasil tangan sendiri. Telah banyak orang maupun instansi yang belajar membatik di Sanggar Batik Katura, diantaranya SMP Al-Azhar Jakarta dengan 250 peserta, SMA 10 PGRI Jakarta, SMA 87 Jakarta, Mahasiswa UPI Bandung, serta sekolah-sekolah lain di Jawa Barat. Selain dari sekolah, ada juga para pengrajin batik Yogyakarta dari Gn Kidul yang mengadakan Study Banding dengan Bpk Katura. Namun perhatian turis mancanegarapun tak kalah, misalnya turis dari Perancis, jepang, dan BrazilĀ  yang memiliki ambisi untuk belajar membatik.

Dalam sanggar, peserta membatik akan didampingi oleh Bpk Katura beserta para asisten yang telah dibekali oleh bpk Katura. Pembelajaran membatik dimulai dari sedikit pengenalan mengenai batik, kemudian Bpk Katura memberikan materi sambil peserta melakukan praktek membatik.

Toko dan Sanggar Batik Katura

Jl. Buyut Trusmi No. 439 Trusmi Kulon-Plered-Cirebon 45154 Jabar-Indonesia Telp. 62-231-322127

Katura AR

Pemilik Sanggar Batik Katura yaitu Bapak Katura AR. Seorang pria berusia 58 tahun yang sangat peduli dengan seni dan budaya, khususnya batik. Beliau dilahirkan di Trusmi pada tanggal 15 Desember 1952. Beliau anak ke 9 dari 10 bersaudara. Beliau anak dariĀ  Ranima dan Kasmin, beliau dari kelurga pengrajin batik. Semasa kecil, beliau selalu membantu bapak dan ibunya. Mulai dari usia 11 tahun sepulang sekolah beliau membantu bapak dan ibunya membuat batik dengan keuletannya, karyanya pun sangat bagus.

Bapak Katura adalah orang yang sangat peduli dengan batik, orang yang baik, ramah, terampil, ulet, telaten, cerdas, penuh kesabaran, dan yang penting memiliki selera humor. Beliau sosok pengajar yang baik dan tak segan untuk membagi ilmu tentang batik.

Beliau seorang yang mampu berpikir kritis meskipun beliau tidak memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi. Di SDN 2 Trusmi Wetan beliau pertama kali bersekolah, kamudian melanjutkan ke SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama) Trusmi. Setelah itu beliau tidak melanjutkan ke tingkat selanjutnya karena keadaan ekonomi, sehingga beliau mengisi harinya dengan membantu ibunya yaitu membatik.Hingga kini beliau masih melakukan kegiatan tersebut meskipun tidak setiap hari.

Dengan latar belakang beliau yang tak terlalu tinggi, beliau selalu belajar dari sekelilingnya serta dengan keuletan serta berbekal ilmu membatik dari bapak dan ibunya beliau mampu mendapat Haunoris Causa dari A. University of Hawaii sebagai Master Of Art.

Kata Kunci Artikel:

kursus membatik di jakarta, belajar membatik di jakarta, kursus batik di jakarta, kursus membatik jakarta, kursus batik jakarta, belajar membuat batik anak di cirebon